Perusahaan patungan GAC Toyota resmi memulai pre-sale sedan listrik menengah-besar Toyota bZ7 di pasar China.
Dilaporkan Carnewschina pada Kamis (5/3) waktu setempat, mobil ini hadir dalam lima varian dengan harga prapemesanan mulai 179.800 yuan hingga 239.800 yuan atau sekitar 26.000 USD hingga 34.800 USD (Rp439 juta hingga Rp588 juta).
Sedan listrik tersebut menjadi salah satu model terbaru dalam lini kendaraan listrik Toyota yang dikembangkan bersama mitra lokal di China.
Salah satu daya tarik utama model ini adalah integrasi teknologi dari beberapa perusahaan teknologi besar China, termasuk sistem penggerak dari Huawei serta ekosistem pintar dari Xiaomi.
Beberapa fitur utama yang disematkan pada mobil ini antara lain Huawei DriveONE drive system, HarmonyOS Cockpit 5.0, serta Xiaomi Smart Ecosystem yang memungkinkan integrasi kendaraan dengan berbagai perangkat pintar.
Mobil ini juga dilengkapi suspensi udara dual-chamber dengan teknologi intelligent pre-aiming, kursi zero-gravity, serta sistem bantuan mengemudi cerdas Momenta R6.
ToyotabZ7 ditenagai oleh sistem penggerak listrik DriveONE Huawei, yang menghasilkan daya maksimum 207 kW (278 hp).
Mobil ini dilengkapi dengan baterai lithium besi fosfat (LFP) CALB, yang memungkinkan kecepatan tertinggi 180 km/jam.
Mobil ini akan tersedia dengan dua pilihan paket baterai yakni unit 88,13 kWh dan unit 71,35 kWh.
Baterai 88,13 kWh yang lebih besar menawarkan jangkauan CLTC 680 km, 700 km, dan 710 km, sedangkan baterai 71,35 kWh memberikan jangkauan listrik murni CLTC 600 km.
Dalam daftar varian yang ditawarkan, model dasar 600 Pro dibanderol 179.800 yuan (26.000 USD) atau sekitar Rp439 juta.
Di atasnya terdapat 600 Pro LiDAR dan 700 Max yang masing-masing dihargai 199.800 yuan (29.000 USD) atau sekitar Rp490 juta.
Varian atas terdiri 700 Max LiDAR seharga Rp539 juta dan 710 Ultra LiDAR seharga Rp588 juta.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar